Monday, July 18, 2016

Takdir Menulis: 'Tersesat' di KapanLagi.com

Liputan pertama di KapanLagi bersama make-up artist Andi Soraya.
 / Foto: KapanLagi.com
Barangkali saya merupakan satu dari 'pemimpi gila' yang hingga saat ini begitu percaya pada takdir. Belajar banyak dari Paulo Coelho lewat Alchemist, entah mengapa mitos-mitos dalam novel tersebut sangat membuat saya yakin. Kata sang penulis, semua orang ketika masih muda mengetahui takdir mereka.

Ada dua jenis manusia, yang pertama mereka yang percaya pada takdir dan memenuhinya. Kedua, yang 'berhenti' di tengah jalan. Pemberhentian itu bisa dipengaruhi banyak hal. Tapi yang paling sering terjadi adalah saat seseorang dihadapkan pada pilihan lain untuk menjadi orang yang dihargai di lingkup sosial tertentu. Ia pura-pura melupakan takdirnya dan memilih menjadi seseorang yang terhormat dengan posisi atau pekerjaan lain.