Tuesday, May 24, 2016

[Introspeksi] Kesederhaan Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa Yang Dikirim Semesta


Saya dan Cahya semakin serius menyiapkan semuanya. Semakin dekat hari-hari 'besar' yang kami rencanakan datang, kami justru lebih sering berdebat. Bukan karena sibuk mendebat vendor-vendor, tapi justru soal diri saya sendiri.

Pada suatu malam lewat telepon, Cahya mengungkapkan perasaannya selama setahun atau hampir dua tahun terakhir. Katanya, "Terakhir kali aku melihatmu sebagai sosok 'Dibie' itu sebelum aku ke Jakarta (Februari 2015)".