Tuesday, May 24, 2016

[Introspeksi] Kesederhaan Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa Yang Dikirim Semesta


Saya dan Cahya semakin serius menyiapkan semuanya. Semakin dekat hari-hari 'besar' yang kami rencanakan datang, kami justru lebih sering berdebat. Bukan karena sibuk mendebat vendor-vendor, tapi justru soal diri saya sendiri.

Pada suatu malam lewat telepon, Cahya mengungkapkan perasaannya selama setahun atau hampir dua tahun terakhir. Katanya, "Terakhir kali aku melihatmu sebagai sosok 'Dibie' itu sebelum aku ke Jakarta (Februari 2015)".

Tentu saya kaget dengan ungkapan Cahya kali ini. Dari sekian banyak hari di mana saya membangun impian satu persatu, benarkah saya justru tidak menjadi diri sendiri? 

Tapi saya hanya bisa mengiyakannya. Entah kenapa, semua ungkapan dari Cahya selalu saya  yakini disampaikan dengan sangat tulus dan demi kebaikan saya sendiri. Saya lalu mulai memikirkan kembali apa-apa yang telah saya lalui selama ini. Dan tampaknya, perenungan ini menemukan titik puncak setelah perjalanan di Jogja beberapa minggu lalu. 

Sebagaimana biasa, Semesta selalu bekerja untuk mempermudah jalan kita menjawab pertanyaan-pertanyaan. Siang tadi, setelah saya selesai syuting tutorial hijab untuk Vemale.com edisi Ramadan nanti, saya dirundung lelah luar biasa. Tenggorokan saya mulai sedikit sakit dan pikiran saya melayang-layang.

Lalu saya dipertemukan dengan sebuah lagu, randomly, when I was stalking many things which (hopefully) interesting to watch on Youtube. 

Raisa. 
Lewat album Handmade-nya. 
Berjudul 'Nyawa dan Harapan'.
Semakin sempurna karena back sound suara sekumpulan anak-anak di bagian akhirnya.

Dan sangat terasa, dibuat dengan ketulusan yang sangat sempurna. 


Lagu ini sebenarnya sederhana. Tapi saya bisa merasakan peristiwa-peristiwa di sana dalam diri saya sendiri. Yap. Barangkali benar apa yang dikatakan Cahya lewat telepon saat itu. Selama ini saya terjebak dalam kewajaran dalam membenci, menuduh, bahkan melihat satu orang menyakiti orang lain. 

Sudah coba mendengarkan?


1 comment:

berikan komentarmu tentang tulisan saya, di sini.