Saturday, October 15, 2016

Hal Paling Miris Dari Cerita Mario Teguh VS Kiswinar



Akhirnya saya 'yakin' menuliskan sesuatu tentang kisruh Mario Teguh dengan Kiswinar. Setelah lebih dari sebulan lamanya, nama sang motivator yang biasa dipuji dan menjadi panutan berbalik banyak dibicarakan orang. Tentu hal ini wajar, setelah 10 tahun lamanya Mario Teguh tampil berdiri menjadi seseorang yang sangat inspiratif dan dianggap sempurna, tiba-tiba diketahui merupakan orang yang punya masa lalu menyakitkan.

Saturday, September 17, 2016

'Racun' WARDAH Mate Lip Cream



Mate lip never fails! 
Dulunya aku bener-bener nggak tahu gimana rasanya addict sama lipstik. Biasanya saya hanya punya satu palette, satu lip blam, dan satu mate lipstick (dengan warna yang tidak ada di pallete). Seperti anak kecil yang baru nemu mainan baru, akhir-akhir ini saya merasakannya. Bahkan terpantau saya punya 3 warna peach segar dengan berbagai seri. 

Saturday, August 27, 2016

Happy Factor (Bukan Cerita Awkarin)

I was very excited!

Setelah sempat berminggu-minggu gelisah karena gemparnya kabar Awkarin, saya mendapat ide untuk menciptakan 'trend tandingannya'. Kebetulan, highlight tag yang sedang kami kerjakan di KapanLagi.com pada bulan Agustus ini mengambil tema #MerdekaDariMantan. 

Keinginan saya sederhana, ingin mengajak teman-teman sendiri berbagi cerita mereka buat move on dan mengemasnya dalam sajian apik yang enak dilihat. Karena sesungguhnya, saya yakin saya jauh lebih patah hati melihat vlog patah hati milik Awkarin dari pada patah hati yang dirasakan gadis 19 tahun itu sendiri.

Dan inilah dia. Hasil kerja keras mba Winda Carmelita (kameraman) dan mas Guntur Ishtar Aria (editor) yang bersikeras untuk menunjukkan bahwa patah hati itu tak selamanya buruk, Tidak harus menangis dan merengek di depan kamera. 

Patah hati itu tentu tidak mudah. Tapi semoga, cerita mereka berlima bisa jadi inspirasi bahwa perjuanganmu buat move-on bakal berakhir indah. Selamat nonton!





"Karena yang membuatmu mulia bukanlah drama kehidupan, tapi caramu yang tegas untuk meninggalkan hal-hal remeh demi kebaikan masa depan," (Anonymous) 

Thursday, August 18, 2016

Pernikahan Impian?


Akhirnya saya menulis tentang 'pernikahan' juga. Setelah beberapa waktu terakhir begitu sibuk menyiapkan apa pun yang tentu pernah disiapkan oleh banyak orang (catering, dekorasi, dst). Jadi, bukan cerita itu yang ingin saya tuliskan.

Saya ingin merekam kembali; sebenarnya, seperti apa sih pernikahan impian yang pernah saya bangun dulu?

Monday, July 18, 2016

Takdir Menulis: 'Tersesat' di KapanLagi.com

Liputan pertama di KapanLagi bersama make-up artist Andi Soraya.
 / Foto: KapanLagi.com
Barangkali saya merupakan satu dari 'pemimpi gila' yang hingga saat ini begitu percaya pada takdir. Belajar banyak dari Paulo Coelho lewat Alchemist, entah mengapa mitos-mitos dalam novel tersebut sangat membuat saya yakin. Kata sang penulis, semua orang ketika masih muda mengetahui takdir mereka.

Ada dua jenis manusia, yang pertama mereka yang percaya pada takdir dan memenuhinya. Kedua, yang 'berhenti' di tengah jalan. Pemberhentian itu bisa dipengaruhi banyak hal. Tapi yang paling sering terjadi adalah saat seseorang dihadapkan pada pilihan lain untuk menjadi orang yang dihargai di lingkup sosial tertentu. Ia pura-pura melupakan takdirnya dan memilih menjadi seseorang yang terhormat dengan posisi atau pekerjaan lain.

Sunday, July 3, 2016

Hai, Generasi Komentator!


Kita kini sedang hidup dalam dunia di mana semua orang bebas berkomentar. Demokrasi yang dulu sudah diperjuangkan itu terus berkembang. Nggak hanya protes di depan gedung DPR saja, semua orang bisa saling menilai, komen, hujat lewat beragam aplikasi chat group, Facebook, Twitter, atau apa saja. Topiknya bisa apa saja. Bahkan curhat dan saling sindir dengan musuh bebuyutan atau saingan kerja atau bahkan bos sendiri, juga bisa.

Tuesday, May 24, 2016

[Introspeksi] Kesederhaan Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa Yang Dikirim Semesta


Saya dan Cahya semakin serius menyiapkan semuanya. Semakin dekat hari-hari 'besar' yang kami rencanakan datang, kami justru lebih sering berdebat. Bukan karena sibuk mendebat vendor-vendor, tapi justru soal diri saya sendiri.

Pada suatu malam lewat telepon, Cahya mengungkapkan perasaannya selama setahun atau hampir dua tahun terakhir. Katanya, "Terakhir kali aku melihatmu sebagai sosok 'Dibie' itu sebelum aku ke Jakarta (Februari 2015)".

Monday, May 16, 2016

Sekelumit Cerita di Jogja & Puisi Sapardi Djoko Damono


Ke mana kalian mengisi waktu liburan long weekend minggu lalu?

Postingan ini barangkali cukup terlambat untuk menceritakan beberapa hal di minggu lalu. Namun, waktu tak pernah habis untuk menceritakan romantisnya Jogja seisinya. Iya kan?

Thursday, April 21, 2016

Cewek Jomblo VS Punya Pacar [Selamat Hari Kartini!]


Selamat hari Kartini!

"Cewek di tahun 2016:
Boro-boro mau memikirkan emansipasi wanita, dirinya sendiri aja masih belum bisa move on dari masa lalu..."


#EH

Tuesday, April 19, 2016

Arc De Triomphe Paris di Indonesia & Pertemuan Manis Kita



Ada dua hal spesial yang saya dapat selama jalan-jalan. Pertama, tentu pengalaman dan pengetahuan baru. Dan kedua, menulis  cerita baru bersama mereka yang hadir selama jalan-jalan. Kedua-duanya, saya dapatkan dalam perjalanan ke Kediri 3 minggu lalu.

Wednesday, April 6, 2016

Mencari Tempat Travelling Paling Indah

Salah satu tempat keren dan terpencil di Pare!
"Kamu happy banget ya sekarang? Jalan-jalan terus deh," kata seorang teman dalam sebuah chat. Setiap dapat chat semacam itu, saya cuma bisa senyum. Mungkin banyak orang yang belum tau triknya...

Monday, April 4, 2016

Melawan Dunia


Malam sudah lewat memasuki dini hari. Di luar sana langit gelap, bintang tertutup mendung dan perasaanmu begitu gelisah. Kau sudah menarik selimut sejak satu jam lalu, tapi kesadaranmu tak kunjung hilang juga. Pada detik-detik tertentu, kau mengingat lagi kesalahan itu. Perasaan yang tak bisa kau tolak karena semua sudah terlanjur terjadi. Kau kecewa pada kebodohanmu sendiri.

Monday, February 29, 2016

[CERPEN] Hymne Perpisahan


Sisa-sisa senja masih menampakkan diri. Ada garis merah di langit sana, di belakangmu yang kini sedang berdiri di hadapanku. Aku sudah bisa mendengar nyanyian nyamuk yang mulai mengeluarkan suara bising di sekitar kita. Di perumahan kecil ini, di trotoar tempat kita sering duduk bersama, bertemu sambil melihat bintang gemintang malam hari; aku harus menerima kenyataan, aku harus melepasmu.

Thursday, February 11, 2016

26: Berani Berharap, Berani Kecewa


Aku bukan pengingat yang baik. Tapi pada suatu memori, aku melihat diriku yang masih sangat kecil. Mengikatkan kain gendongan bayi untuk melilit perutku tepat di bagian tengahnya. Karena ikatan itu, aku jadi memakai sebuah rok sangat panjang hingga menyeret lantai.

Thursday, February 4, 2016

Cinta Pertama


Dia punya kulit putih dan bersih. Matanya sipit. Memakai kacamata. Dulu aku melihatnya sebagai sosok cerdas. Aku mengaguminya.

Sangat mengaguminya...

Monday, January 25, 2016

Saya Tidak Bahagia Jadi Penulis


"Cari kerja yang sesuai passion, biar nggak kerasa capeknya."
Quote semacam itu sangat sering diperdengarkan pada generasi saya saat dulu baru lulus dari SMA. Saya pun memilih kuliah di jurusan yang sesuai dengan 'passion' itu; Sastra Indonesia. Saya suka menulis, itu sederhana. Setelah lulus, saya pun mencari pekerjaan dengan bidang yang sama. Lalu, apakah saya bahagia?

TIDAK.