Sunday, February 22, 2015

Menunggumu


Menunggu bukanlah hal yang baru untukku. Saat pertama kali aku memintamu untuk ikut perjalanan ke Ketep Pass, aku menantimu di gedung itu. Bangunan yang telah menjadikan kita sepasang kekasih, penuh cemburu, tawa, tangis dan kebimbangan ala anak muda lainnya.

Sejak saat kisah di gedung itu dimulai, banyak hal yang tak kusukai darimu. Begitu pula hal yang aku suka. Cara tertawamu, bicaramu, menangismu, bau badanmu saat belum mandi, gendut dan kurusnya kamu, marah dan cintamu.. Semua telah lekat. Telah membawaku dalam sebuah sekat yang dengan pasrah aku bahagia terjebak di dalamnya.