Thursday, January 2, 2014

Biasa tapi Luar Biasa-nya Dengarlah Nyanyian Angin karya Haruki Murakami


Saya baru saja memulai resolusi saya sendiri, yaitu one book one post on blog. Saya sendiri memulai resolusi ini dengan perasaan gelisah karena merasa tidak membaca apa-apa selama ini. Bagaimana mungkin kita bisa menulis tanpa membaca? Bagaimana mungkin kita bekerja tanpa makan?

Tapi saya cukupkan kegelisahan itu. Sebagaimana tulisan saya sebelum ini yang bertemakan kegelisahan, saya memutuskan untuk "stop palnning and start doing" sebagai obat kegelisahan.

Hanya ada yang sedikit aneh pagi ini. Semakin membaca saya semakin gelisah. Kenapa ya?

Oke, cukup curhatnya.

Saya ingin mengulas sebuah novel dari Haruki Murakami berjudul Dengarlah Nyanyian Angin.