Thursday, October 23, 2014

Nostalgia Rasa


Sudah lama aku tidak menuliskan apapun di halaman blog ini. Terima kasih buat kalian yang masih mau membuka, membaca, mengomentari atau hanya sekedar menjenguk beberapa tulisanku.

Kini sebuah kisah baru tengah dimulai. Tidak baru, sebenarnya. Sudah berjalan beberapa bulan. 

Aku kini bekerja sebagai seorang editor di salah satu entertainment site. Setiap hari bertemu dengan keyboard dan tulisan. Tapi seharusnya, itu bukan alasan untuk berhenti menulis.

Dunia penulisan sebenarnya bukan hal yang terlalu baru dalam hidupku. Yang baru adalah tentang bekerja. Tentang menyiapkan sekian waktu setiap harinya bagi sebuah aktivitas. Tentang bertemu orang-orang baru. Tentang menemukan sebuah nostalgia.

Yap. Aku baru saja memikirkan ini. Aku sedang memutuskan berhenti menulis berita dan untuk menulis sekian isi hati. Aku sedang bernostalgia. Tentang cinta pertama.

Bagaimana rasanya jatuh cinta?

Ingatanku melayang dan mencari beberapa memori tentang cinta pertama. Suasana yang muncul kemudian adalah asrama. Novel-novel yang berjejer di rak bukuku. Dan sebuah diary. Di dalamnya tertulis nama cinta pertama serta segala yang terjadi antara aku dan dia. Seolah setiap detik yang terjadi bisa kurekam baik-baik dalam ingatanku. Semuanya berjalan sebagai slow motion yang bahkan belum bisa kulupakan sampai saat ini.

Namun, siapa itu cinta sejati? Siapa itu soulmate?
Aku masih belum bisa banyak menjelaskan. Memang banyak rasa dan hati yang bisa saja kita temui dalam hidup ini. Namun cuma kamu. Satu orang. Dalam hidupku. Aku tak perlu siapapun lagi. Aku hanya perlu menunggu. Kapan waktu kematian kita tiba. Dan kita bertemu, hidup kembali, dalam keabadian.


No comments:

Post a Comment

berikan komentarmu tentang tulisan saya, di sini.