Saturday, February 8, 2014

Gadis Pantai dan Cintanya Pramoedya

Kembali pada resolusi saya, one book one post. Saya mengaku mengalami fase tertentu yang membuat saya tidak bisa menuliskan ulasan-ulasan buku yang saya baca, langsung setelah saya membacanya. Dalam pembacaan dua buku terakhir --Gadis Pantai dan Sang Alkemis, tepat setelah menyelesaikajn halaman terakhir, saya mengalami fase blank dan tidak bisa mengomentari apapun yang ada dalam kedua novel tersebut. Saya tidak tahu, apakah ini wajar atau saya yang malas menulis. Tapi apapun itu, saya akan tetap menjalaninya. Saya akan tetap menjalankan rencana saya. Karena bagaimanapun, saya merasakan hal yang lain semenjak merencanakan membaca buku dan menuliskan ulasannya, yang membuat saya selalu terpaut pada fiksi. Semakin saya banyak membaca mereka, semakin dalam pemahaman saya tentang apa dan bagaimana fiksi kita.

Friday, February 7, 2014

[CERPEN] Cerita yang Tersimpan Antara Hujan dan Waktu



Ilustrasi gambar diambil dari sini
“Aku tak mau turun dulu. Aku akan menunggu sampai mereka baik-baik saja,” ucap Hujan merendahkan suaranya.

Waktu tersenyum. Hujan masih murung. Seperti anak kecil yang sedang merajuk.

 “Turunlah. Dengan lembut..” kata Waktu.