Tuesday, March 13, 2012

Impian

Untuk Dhennis dan Fitri..

Entah kenapa sebuah musim hujan di sekolah itu tidak pernah bisa aku lupakan, bahkan masih sangat hangat untuk aku selami, lagi dan lagi. Aku sudah sangat sering menuliskannya. Mulai dari tanah yang basah, lapangan sepi setiap sore tempat aku berpikir, hingga lorong-lorong kecil yang harus dilewati dengan berlari selepas maghrib, karena sudah terlambat masuk asrama. Semuanya lekat. Dekat. Seperti baru saja terjadi kemarin hari..