Wednesday, March 14, 2012

Cinta VS ". . . . ." (Banyak! Kuliah, kerja, beasiswa, apalagi ya?)


"Saya bingung akan memprioritaskan dia atau sekolah saya..", kata seorang teman suatu hari. Saya nyengir. Lalu Ia melanjutkan, "Ia harus saya tinggal selama 2 tahun, baru setelah itu kami akan menyiapkan diri untuk menikah. Hati kecil saya bingung. Menurut kamu, apa yang mesti saya lakukan? " 

Tuesday, March 13, 2012

Impian

Untuk Dhennis dan Fitri..

Entah kenapa sebuah musim hujan di sekolah itu tidak pernah bisa aku lupakan, bahkan masih sangat hangat untuk aku selami, lagi dan lagi. Aku sudah sangat sering menuliskannya. Mulai dari tanah yang basah, lapangan sepi setiap sore tempat aku berpikir, hingga lorong-lorong kecil yang harus dilewati dengan berlari selepas maghrib, karena sudah terlambat masuk asrama. Semuanya lekat. Dekat. Seperti baru saja terjadi kemarin hari..

Monday, March 12, 2012

Tentang Kehilangan (Untuk Perempuan)

Saya sangat tidak yakin, jika ada satu orang saja dari kalian para perempuan yang membaca ini, yang tak pernah mencicipi rasanya cemburu. Meskipun tidak pernah ingin kita cicipi, entah kenapa perasaan itu pasti pernah hadir dalam hati kecil. Bahkan yang paling kecil, hingga sanggup kita abaikan.

Ini tentang kehilangan.

Ada yang Abadi: Sejarah!

“dulu saat Soeharto memimpin, aku masih ingat nenek bergumam begini;
uh, enak jaman pak Harto ya? rakyat makmur, semua terjamin, aman dan damai..”

Sejarah. Ia mencatatnya sendiri, meski seorangpun tak sadar bahwa ia sangat tekun menuliskan setiap rentetan kisah-kisah itu. Mungkin memang ada mereka yang tak

Kesalahan

Banyak hal yang kita anggap salah dalam hidup kita, padahal sesungguhnya, semua itu hanya belum selesai saja.
Selayaknya tugas kuliah yang belum juga selesai hingga satu jam sebelum deadlinepengumpulan, atau skripsi yang masih tertunda hingga semester demi semester berakhir.
Ya, tidak ada yang salah. Semua itu hanya ketertundaan.

Sunday, March 11, 2012

Menuai Jalan Baru

Saat menulis artikel ini, saya sedang berada di sebuah cafe global donat Amerika. saya sampai di cafe ini saat hari masih sore dan saya yang berdua dengan seorang teman menaiki sebuah sepeda motor butut. sebenarnya sepeda motor biasa jua parkir di cafe ini, tapi malam hari saja. dan motor butut kami itu, berjejeran dengan sekitar tiga mobil di sebelahnya; meski tidak bisa dibilang mewah, namun cukup membuat orang lain perhatian dengan kepercayaan-diri kami memarkirkan motor butut di tengah mobil-mobil agak mewah.