Monday, November 17, 2008

Kebahagiaan Yang Baru

Ternyata hidup menawarkan dinamisasi hebat di tengah ketakjuban kita pada hal yang lalu. Aku pikir sederhana hidup dalam kawasan yang dulu kuanggap tidak serius.
Tapi Allah selalu ada bersamaku dan menunjukkan keMaha KuasaanNya. Aku melihat sisi lain dari kebahagiaan. Siapa bilang hidup bersama anak-anak bercelana bolong, gondrong dan perokok itu tidak menyenangkan? Aku menemukan 
dunia yang baru, semangat dan energi yang baru. Biarlah, biarkan saja yang lalu itu berlalu. Sudah menjadi kepastian yang niscaya keberlaluan itu. Rerintik hujan tak menghalau bahagiaku. Setelah terlarut dalam kesedihan yang tak pasti, sih...
Sejujurnya, kini baru saja aku dapatkan arti seorang teman yang lama sudah ku sakiti Ia dengan segala prasangkaku. Bahkan ketika aku mengenal "cinta", sungguh aku tak ingin lagi jatuh cinta. Mungkin sudah cukuplah semuanya, aku ingin menulis cerita yang baru. Cerita tentang mimpi dan ilmu-ilmuku.
LIhatlah di atas sana, aku bahagia bukan? Sungguh aku sedang bahagia menjalani hari-hariku saat ini. Miftah yang setiap hari berkunjung ke kos ku, kegiatan-kegiatan diskusi yang mulai terbangun kulturnya dalam hidupku. Ditambah analisis prosa, puisi dan fiksi yang semakin menyenagkan semakin harinya.
Aku mau pergi dari hidup yang lalu. Aku ingin menulis cerita baru!

No comments:

Post a Comment

berikan komentarmu tentang tulisan saya, di sini.